Minggu, 21 November 2010

proses pembuatan tahu


LAPORAN
PENGANTAR BISNIS
PROSES PEMBUATAN TAHU

Di Susun Oleh :
1.  Ayu Maylisa                          (21210248)
2.  Githa Dwi Wulandary            (23210026)
3.  Septya Ridhoyatni                 (26210477)
4.  Sulia Utami                            (26210732)
Kelas : 1 EB 19


UNIVERSITAS GUNADARMA
2010









KATA PENGANTAR

            Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT atas limpahan rahmat dan karunia-Nya sehingga kami dapat menyusun dan menyelesaikan tugas Laporan Pengantar Bisnis ini tepat pada waktunya. Makalah ini disusun berdasarkan sumber referensi yang kami miliki. Pembuatan laporan Pengantar Bisnis ini diharapkan dapat memberikan mamfaat serta pengetahuan bagi para pembaca tentang proses pembuatan tahu.
Laporan ini masih banyak kekurangan baik dari segi tulisan ataupun materi. Untuk itu saran dan kritik yang bersifat membangun senantiasa kami terima dengan hati terbuka. Semoga tulisan – tulisan ini dapat memberikan informasi kepada saudara – saudara, bermanfaat untuk pembacanya dan dapat memberikan semangat untuk membawa sesuatu ke arah yang positif. Terima kasih.


DAFTAR ISI
Kata Pengantar ......................................................................................................................... i
Daftar Isi .................................................................................................................................. ii
Bab I Pendahuluan
Profil Usaha .................................................................................................................. 1
Visi dan Misi ................................................................................................................ 2
Bab II Proses Produksi
Langkah-langkah Pembuatan ....................................................................................... 3
Bab III Penutup          Kesimpulan.................................................................................................................... 4
Saran ............................................................................................................................. 4




Bab I Pendahuluan
Profil Usaha
            Usaha pembuatan tahu ini didirikan oleh Bp. H. Sutisna sejak tahun  1980 yang berlokasi di Perum. Margahayu jaya Blok B Jl. Pinus VI No. 354 Bekasi Timur. Selain itu masih ada pabrik lain yaitu di daerah Kampung Jembatan, Klender, Buaran Baru. Usaha ini termasuk jenis usaha perseorangan.
Bahan tahu hanya menggunakan kacang kedelai yang dipasok dari Pasar Induk. Tahu yang di produksi bukan hanya tahu putih dan tahu goreng, melainkan juga memproduksi tahu bulat. Tahu yang di produksi akan dipasarkan di pasar-pasar tradisional maupun modern dan di warung-warung kecil bahkan dengan menggunakan gerobak keliling daerah sekitar pembuatan tahu. Khususnya untuk tahu bulat langsung di kirim ke penjual makanan ringan. Para pekerjanya pun sebenarnya hanya satu orang yang merupakan pegawai dalam usaha itu. Namun kebanyakan para penjual tahunya pun ikut serta dalam pembuatan tahu.
Dalam sehari usaha tersebut menerima pemasokan kacang kedelai sebanyak 4 kuintal dari pasar Induk.  Dari 4 kuintal kacang kedelai yang dipasok dapat menghasilkan 280 papan tahu, yang dalam 1 papan dapat dipotong-potong menjadi ±100 potong tahu. Jadi, dalam sehari usaha tersebut dapat menghasilkan ± 28000 potong tahu. Harga 1 potong tahu berkisar dari Rp. 250,- s/d Rp. 400,- tergantung besar kecilnya ukuran tahu.


Visi dan Misi
Visi
            Usaha pembuatan tahu Bp. H. Sutisna senantiasa berusaha untuk mencapai yang terbaik baik dalam produksinya dan pemasarannya. Dapat memuaskan para konsumen sebagai penikmat tahu. Dalam prosesnya pun dikemas dengan baik.

Misi
            Usaha pembuatan tahu Bp. H. Sutisna bertekad untuk menyediakan tahu yang berkualitas dengan harga yang terjangkau sesuai dengan kebutuhan masyarakat.


Bab II Proses Produksi
            Dalam proses pembuatan tahu tidaklah mudah, diperlukan proses secara bertahap. Berikut adalah langkah-langkah pembuatan tahu.
Langkah-langkah Pembuatan
1.      Kacang kedelai yang telah disortir di cuci bersih
2.      Kemudian di rendam sampai kulit kacang kedelai terkelupas selama ± 1 jam
3.      Setelah itu kacang kedelai yang sudah bersih di giling dengan mesin penggiling sederhana
4.      Kacang kedelai yang telah hancur seperti bubur, kemudian dimasak ± 15 menit menggunakan tungku besar dengan bahan bakar kayu
5.      Selama proses pemasakan kacang kedelai harus di aduk sesering mungkin dan ditambahkan air secara berkala sebanyak 3 kali
6.      Setelah itu proses berikutnya adalah kacang kedelai yang telah di masak dipindahkan kedalam wadah yang lain untuk melakukan proses penyaringan
7.      Proses penyaringan dilakukan dengan kain tipis yang berpori-pori kecil agar dapat dipisahkan dari ampas tahu tersebut
8.      Setelah disaring dilakukan pengadukan hingga mengental
9.      Setelah mengental dilakukan proses pengendapan untuk memisahkan air dengan tahu yang setengah jadi (aci)
10.  Kemudian air yang telah terpisah dan naik kepermukaan di buang
11.  Lalu tahu yang setengah jadi diangkat dan dicetak kedalam papan pencetakan
12.  Kemudian di diamkan selama ± 15 menit sampai tahu  mulai mengeras
13.  Proses selanjutnya tahu yang telah mengeras dalam cetakan dipotong-potong dengan ukuran sesuai pesanan konsumen
14.  Lalu potongan-potongan tahu tersebut dimasukkan kedalam wadah untuk di rebus
15.  Proses terakhir tahu siap dipasarkan


Bab III Penutup
Kesimpulan
            Berdasarkan hasil pengamatan kami usaha pembuatan tahu milik Bp. H. Sutisna cukup banyak menginspirasikan para wirausaha untuk membuka usaha dengan modal yang minim dan peralatan sederhana, namun dapat menghasilkan pedapatan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan ekonomi yang memang saat ini sedang krisis.

Saran
Sebaiknya, tempat usaha pembuatan tahu dapat lebih diperhatikan dengan menunjang kebersihan tempat dan untuk para pekerja diharapkan lebih memperhatikan kebersihan diri.

Rabu, 10 November 2010

RESUME BAB VIII PENGANTAR BISNIS MODERN


GAMBARAN UM UM TENTANG PEMBELANJAAN
§  Arti pembelanjaan dan Fungsi Manajer
Pembelanjaan adalah suatu usaha menyangkut bagaimana perusahaan harus mengorganisir untuk mendapatkan dana, bagaimana menggunakan dana, dan bagaimana laba perusahaan akan didistribusikan.
PENGGUNAAN DANA
§  Gambaran Umum
Penggunaan jangka pendek dapat ditunjukan sebagai aktiva lancar, investasi yang paling besar pada dalam perusahaan pada umumnya berbentuk aktiva tetapyang merupakan investasi jangka panjang.
§  Penggunaan Dana Jangka Pendek
1.      Kas
ü  Aliran kas
Aliran kas dari sebuah perusahaan pada mulanya kas itu ditimbulkan oleh adanya penjualan.
ü  Anggaran kas
Tanggung jawab manajer dalam pengelolaan aliran kas perusahaan meliputi
·         Membuat  kepastian bahwa kas selalu tersedia bilamana diperlukan
·         Memanfaatkan kas untuk memaksimumkan pendapatan bunga

2.      Surat-surat Beharga
Salah satu jenis surat berharga dan banyak beredar di indonesia adalah sertifikat deposito (certificates of deposit). Sertifikat deposito merupakan suatu bukti kewajiban membayar yang dikeluarkan oleh bank komersial, jumlah uang dan jatuh temponya dapat berbeda-beda.
3.      Piutang
Untuk mempertahankan pembeli-pembeli yang ada dan untuk menarik pembeli baru, banyak perusahaan yang memberikan atau mengenakan pembayaran secara kredit  kepada mereka.
4.      Persedian
Bagi perusahaan yang memelihara sejumlah persedian barang untuk memenuhi permintaan pembeli secara cepat, harus mempunyai sejumlah investasi. Investasi tersebut dapat dilakukan secara terus menerus dalam bentuk persediaan bahan.
§  Penggunaan Dana Jangka Panjang
Aktiva tetap dapat berupa
1.      Tanah yang dimiliki oleh perusahaan merupakan aktiva tetap dengan jangka waktu yang tidak terbatas.
2.      Bangunan yang telah dimiliki perusahaan harus ditentukan umurnya
3.      Peralatan yang dimiliki oleh perusahaan berupa mesin, alat angkut dalam pabrik, dan peralatan yang lain yang dipakai dalam produksi.
§  Analisis Investasi Aktiva Tetap
Tiga metode analisis investasi
1.      Metode net present value (NPV)
2.      Metode internal rate of retrun (IRR)
3.      Metode pay off period (POP)
Faktor yang mempengaruhi masalah time value of money
1.      Nilai uang pada saat ini.
2.      Nilai uang yang akan datang.
3.      Tingkat bunga
SUMBER DANA
§  Macam-macam Sumber Dana
1.      Berasal dari dalam perusahaan
2.      Berasal dari luar perusahaan
·         Dana dari pemilik atau peserta
·         Dana dari utang atau pinjaman
§  Pemilihan Sumber Dana
Beberapa alternatif pemilihan sumber dana
ü  Menggunakan dana intern saja
ü  Menggunakan dana ekstern dengan menjual saham
ü  Menggunakan dana ekstern dengan mencari pinjaman
§  Sumber Dana Intern
Dana intern ini biasanya sangat terbatas, apabila perusahaan menghadapi masalah, pemecahannya dapat dilakukan secara menggunakan prinsip opportunity cost (dengan memberikan beban bunga pada dana miliki sendiriyang dipakai sendiri
§  Sumber Dana Ekstern
1.      Kredit jangka pendek
Kredit jangka pendek adalah kredit yang jangka waktunya tidak lebih dari satu tahun, berikut ini macam-macam kredit jangka pendek:
ü  Kredit rekening koran
ü  Kredit bellening
ü  Kredit wesel
ü  Kredit penjual
ü  Kredit pembeli
ü  Askep
2.      Kredit jangka panjang
Kredit jangka panjang adalah kredit yang jangka waktunya lebih dari satu tahun
ü  Hipotik
ü  Obligasi
ü  Kredit bank
ü  Kredit dari negara lain
§  Optimasi Modal
Faktor-faktor yang mempengaruhi optimasi modal
1.      Bunga kredit jangka pendek
2.      Bunga kredit jangka panjang
3.      Bunga simpanan bank
4.      Jangka waktu pemakain modal
5.      Jangka kritis

Dalam optimasi modal ini perusahaan harus dapat memanfaatkan modal asing yang diambil agar memberikan keuntungan yang maksimum, adapun kriteria yang bisa dpakai untuk menentukan apakah menggunakan kredit jangka pendek atau menggunakan jangka panjang.
a.       Jangka kritis
b.      Beban bunga
§  Kredit  Lembaga Keuangan
Syarat-syarat kredit lembaga keuangan
1.      Capital
2.      Capability
3.      Collateral
4.      Character
§  Kredit Kelayakan
Keputusan presiden No. 14 A dikeluarkan oleh pemerintah dengan tujuan membantu pengusaha golongan ekonomi lemah.
§  Likuidita Dan Solva bilitas
Untuk mengetahui seberapa jauh kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban keuanganya kreditur dapat melihat pada neraca perusahaan, alat pengukur yang digunakannya adalah likuiditas dan solvabilitas.
1.      Likuiditas
Likuiditas adalah kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban finansial setiap saat.
2.      Solvabilitas
Solvabilitas adalah kemampuan perusahaan untuk membayar semua utang-utangnya pada saat perusahaan dilikuiditas/dibubarkan.
§  Rentabilitas
Rentabilitas secara umum adalah kemampuan menghasilkan laba dari sejumlah dana yang dipakai untuk menghasilkan laba tersebut. ada dua macam rentabilitas yaitu:
1.      Rentabilitas Ekonomis
Rentabilitas ekonomi merupakan kemampuan untuk menghasilkan laba dari keseluruhan modal, baik modal asing maupun modal sendiri.
2.      Rentabilitas Modal Sendiri
Rentabiluitas modal sendiri merupakan kemampuan untuk menghasilkan laba dari sejumlah modal sendiri yang digunakan untuk menghasilkan laba tersebut. apabila rentabilitas ekonomis. Apabila rentab ilitas ekonomim lebih kecil dari tingkat bunga modal asing, lebih baik menggunakan modal sendiri, dan apabila rentabilitas ekonomis lebih besar maka lebih baik digunakan modal asing.
PASAR SURAT-SURAT BERHARGA DAN PASAR MODAL
§  Saham
1.      Saham biasa (common stock)
Saham biasa merupakan bentuk pemilikan tanpa hak istimewa. Artinya para pemilik akan memperoleh pembagian keuntungan (dalam bentuk dividen) hanya apabila perusahaan mempunyai laba.
2.      Saham preferen (preferred stock)
Saham preferen atau saham dengan preferensi ini merupakan bentuk pemilikan dengan hak istimewa. Hak istimewa yang ada pada pemegang saham prefern adalah:
a.       Pembagian dividen yang didahulukan
b.      Pembagian dividen klumulatif
c.       Pembagian kekayaan yang didahulukan

§  Obligasi
Secara formal obligasi merupakan surat perjanjian utang yang sengaja dikeluarkan oleh perusahaan sebagai salah satu sumber dana ekstern. Adapun sifat-sifat obligasi yaitu:
a.       Dapat diperjual-belikan
b.      terdapat kewajiban untuk mengembalikan pokok pinjamannya
c.       Terdapat kewajiban untuk m embayar bunga
d.      Terdapat jangka waktu yang pasti
Jenis-jenis Obligasi
a.       Sesuai dengan pihak yang dikeluarkan
·         Obligasi umum
·         Obligasi perusahaan
b.      Sesuai dengan perusahaan
·         Obligasi tanpa jaminan
·         Obligasi dengan jaminan
Selain jenis-jenis obligasi tersebut masih ada jenis yang lain yaitu
1.      Coupon bond
2.      Registerd bond
3.      Callabel bond
4.      Convertible bond
§  Pasar Modal
Sesuai dengan sifatnya saham dan obligasi dapat diperjual-belikan perusahaan yang menjual saham dan obligasi kepada masyarakat (going public) harus memenuhi beberapa syarat yang ditetapkan oleh pemerintah yaitu perusahaan yang bersangkutan tidak boleh menjual surat berharga langsung kepada masyarakat, akan tetapi harus melalui perantara.

Minggu, 31 Oktober 2010

RESUME BAB VII PENGANTAR BISNIS MODERN


PENGERTIAN DAN KOMSEP PEMASARAN
§  Pengertian Pemasaran
kenyataannya ,pemasaran merupakan konsep yang menyeluruh ,sedangkan istilah yang lain tersebut haya merupakan satu bagian ,satu  kegiatan dalam sistem pemasan secara ke seluruhan .jadi ,pemasaran merupakan keseluruhan dari pengertian tentang :
1.      penjual
2.      perdagangan
3.      distribusi
pengertian pasar menurut willian J.Stanton
pemasaran adalah sistem keseluruhan dari kegiatan usaha yang di tunjukan untuk merencanakan , menentukan harga ,dan mendistribusikan barang dan jasa yang dapat memuaskan kebutuhan kepada pembeli yang ada maupun pembeli potensial.
§  Penciptaan Faedah Bagi Konsumen
Pemasaran adalah salah satu jenis kegiatan ekonomi. Kegiatan lain yang dapat menciptakan nilai ekonomi adalah:
1.      Produksi yang membuat barang-barang.
2.      Konsumsi yang menggunakan barang-barang tersebut.
Faedah adalah kekuatan dari suatu produk atau jasa untuk memuaskan kebutuhan. Perusahaan dapat menciptakan lima macam faedah yaitu:
1.      Fedah bentuk (From Utility)
2.      Faedah waktu (Time Utility)
Faedah waktu dapat diciptakan dengan menyediakan produk pada saat konsumen membutuhkan untuk membelinya.
3.      Faedah Tempat (Place Utility)
Faedah tempat adalah faedah yang diciptakan untuk menyediakan produk pada tempat yang strategis.
4.      Faedah milik (Ownership Utility)
Faedah milikm diciptakan untuk mempersiapkan pemindahan hak milik dari penjual kepada pembeli.
5.      Faedah Informasi (Information utility)Faedah informasi diciptakan untuk memberikan informasi tentang penawaran suatu produk kepada konsumen.
§  Konsep Pemasaran
Konsep pemasaran adalah sebuah falsafah bisnis yang menyatakan bahwa pemuasan kebutuhan konsumen merupakan syarat ekonomi dan sosial bagi kelangsungan hidup perusahaan.
§  Pendekatan Study Pemasaran
1.       Pendekatan serba fungsi (functional approach)
fungsi pokok pemasaran yaitu:
a.       Penjualan
Penjualan ini merupakan fungsi yang paling penting dalam pemasaran karena menjadi tulang punggung kegiatan untuk mencapai pasar yang dituju
b.      Pembelian
Fungsi pembelian bertujuan memilih barang-barang yang dibeli untuk dijual atau digunakan dalam perusahaan  dengan harga pelayanan dari penjual dalam kualitas produk tertentu.
c.       Pengangkutan
Pengangkutan merupakan fungsi pemindahan barang dari tempat barang dihasilkan ketempat barang dikonsumsikan.
d.      Penyimpanan
Penyimpanan merupakan fungsi menyimpan barang-barang pada saat barang selesai diproduksi sampai pada saat barang dikonsumsi.
e.       Pembelanjaan
Pembelanjaan adalah fungsi mendapatkan modal dari sumber ekstern guna menyelenggarakan kegiatan pemasaran.
f.       Penaggungan Risiko
Penanggungan merupakan fungsi menghindari dan mengurangi risiko yang berkaitan dengan pemasaran barang. Macam-macam risiko yang pasti dihadapi setiap perusahaan, risiko yang ditimbulkan oleh alam, risiko yang ditimbulkan oleh manusia, dan risiko yang ditimbulkan oleh pasar.
g.      Standarisasi dan Grading
Standarisasi adalah penentuan batas-batas dasar dalam bentuk spesifikasi barang-barang hasil manufactur, penentuan standarisasi yaitu, ukuran jumlah, ukuran kapasitas, ukuran fisik, dan ukuran kekuatan
Gardi adalah usaha menggolong-golongkan barang kedalam golongan standar kualitas yang disepakati didunia. Cara penggolongannya adalah, Memeriksa dan menyortir dengan panca indra, Memeriksa dan menyortir dengan alat, Memeriksa dan menyortir melalui contoh barang.
h.      Pengumpulan Informasi Pasar
Dalam fungsi ini termasuk pula pengump[ulan dan penafsiran keterangan-keterangan tentang macam barang yang beredar dipasar.
kedelapan macam fungsi pokok pemasaran dapat dimasukan kedalam tiga macam fungsi yaitu: (1. Fungsi Pertukaran), (2.Fungsi Penyedian Fisik), dan (3. Fungsi Penunjang)
2.      Pendekan serba lembaga (institutional approach)
a.       Penyedia bahan
b.      Produsen
c.       Perantara pedagang
d.      Perantara agen
e.       Perusahaan saingan
f.       Pembeli akhir
3.      Pendekatan serba barang (commodity approach)
Pendekatan serba barang  merupakan suatu pendekatan pada pemasaran yang melibatkan study tentang bagaimana barang-barang tertentu berpindah dari titik produksi ke konsumen akhir.
4.      Pendekan serba manajemen ( managerial approach)
Pendekatan serba manajemen mempelajari pemasaran dengan menitik-beratkan  pada pendapat manajer serta keputusan yang mereka ambil.
5.      Pendekatan serba sistem (total system approach)
 Sumber pemasaran adalah kumpulan lembaga-lembaga yang melakukan tugas pemasaran, barang, jasa, ide, orang, dan faktor-faktor lingkungan yang saling memberikan pengaruh dan membentuk serta mempengaruhi hubungan perusahaan dengan pasarnya.
STRUKTUR ORGANISASI PEMASARAN
Salah satu fungsi pokok dalam perusahaan, pemasaran dipegang oleh seorang manajer perusahaan yang kebanyakan bertanggung jawab pada direktur perusahaan. Manajer perusahaan membawahi jumlah individu yang dikelompokan kedalam dua sub yaitu: sub bagian perencanaan pemasaran dan pelayanan staf penunjang, dan sub bagian penjualan umum.
PASAR
pengertian pasar menurut W.J. Stanton Pasar adalah orang-orang yang mempunyai keinginan untuk puas, uang untuk belanja, dan kemaun untuk membelanjakannya.
§  Macam-macam Pasar
1.       Pasar konsumen adalah sekelompok pembeli yang membeli barang untuk dikonsumsi bukannya untuk dijual.
2.      Pasar industri adalah pasar yang terdiri atas individu-individu dan lembaga atau organisasi yang membeli barang-barang untuk dipakai lagi.
3.      Pasar penjual adalah pasar yang terdiri dari individu-indivudu dan organisasi yang membeli barang untuk dijual lagi.
4.      Pasar pemeritah adalah pasar dimana terdapat lembaga pemerintah.
§  Segmentasi Pasar
Segmentasi pasar adalah kegiatan membagi-bagi pasar yang bersifat heterogen dari suatu produk ke dalam satuan-satuan pasar (segmen pasar) yang bersifat heterogen.
MARKETING MIX dan PRODUK
§  Pengertian marketing mix
Makerting mix adalah kombinasi dari empat variabel atau kegiatan yang merupakan inti dari sistem pemasaran perusahaan, yakni produk, stuktur harga, kegiatan promosi, dan sistem distribusi.
§  Pengertian Barang
Barang atau produk adalah suatu sifat yang kompleks baik dapat diraba ataupun tidak bisa diraba, termasuk bungkus, warna, harga, prestise perusahaan dan pengecer, pelayanan perusahaan dan pengecer, yang diterima oleh pembeli untuk memuaskan keinginan atau kebutuhannya.
§  Penggolongan Barang menurut Tingkat Pemakain dan Kekongkritannya
1.      Barang Tahan Lama
2.      Barang Tidak Tahan Lama
3.      Jasa
§  Penggolongan Barang menurut Tujuan Pemakainnya oleh si Pemakai
A.    Barang konsumsi
1.      Barang konvenien
2.      Barang shoping
3.      Barang spesial
1.      Barang industri
barang industri dibagi beberapa macam yaitu:
a.       Bahan baku
b.      Perlengkapan operasi
c.       Instalasi
d.      Peralatan ekstra
§  Siklus Kehidupan Barang (Product Cycle)
1.      Tahap perkenalan
2.      Tahap pertumbuhan
3.      Tahap kedewasaan dan kejenuhan
4.      Tahap kemunduran
§  Merk
Brand adalah suatu nama, istilah simbol, atau disain, atau kombinasi yang dimaksudkan untuk memberi tanda pengenal barang atau jasa dari penjual untuk membedakan dari barang pesaing.
SALURAN PEMASARAN
§  Pengertian saluran distribusu
Saluran distribusiuntuk suatu barang adalah saluran yang digunakan oleh produsen untuk menyalurkan barang dari produsen kekonsumen.
§  Alternatif Saluran Distribusi untuk Barang Konsumsi dan Barang Industri
Macam-macam perantra yang ada
1.      Pedagang besar
2.      Pengecer
3.      Agen
Macam-macam-macam saluran
ü  Saluran 1 yaitu behtuk saluran distribusi yang paling pendek
ü  Saluran 2 yaitu senbagai salurtan distribusi langsung
ü  Saluran 3
ü  Saluran 4
ü  Saluran 5 disini produsen memilih agenb untuk sebagai penyalurnya
ü  saluran 6 saluran distribusi barang industri dari produsen ke pemakai industri merupakan salurann yang paling pendek.
ü  Saluran 7 produsen barang-barang jenis perlengkapan operasi dan peralatan ekstra kecil dapat menggunakan distributor.
ü  Saluran 8 Saluran distribusi yang dapat dipakai perusahaan dengan pertimbangan
ü  Saluran 9 saluran ini biasa dipakai oleh produsen yang tidak memiliki departemen pemasaran
§  Saluran Distribusii Ganda
Faktor-faktor distribusi ganda
·         Jenis barang yang dipasarkan
·         Produsen yang menghasilkan produknya
·         Penyalur yang bersedia ikut mengambil bagian
·         Pasar yang dituju
§  Perantara Saluran
Perantara saluran melaksanakan berbagai macam fungsi pemasaran yaitu:m penyimpanan, pengangkutan, dan sebagainya.
§  Pedagang Besar
Pedagang besar dapat dikelompokan menjadi
1.      Pedagang besar dengan fungsi penuh
2.      Pedagang besar dengan fungsi terbatas
§  Pengecer
Jenis-jenis pengecer
1.      General merchandise store
2.      Single line store
3.      Specialty store
§  Agen
Jenis-jenis agen
1.      Agen penjualan
2.      Agen pembelian
3.      Agen Pengangkutan
§  Jumlah Perantara dalam Saluran
1.      Distribusi intensif merupakan strategi yang digunakan oleh perusahaan dengan menggunakan sebanyak mungkin penyalur.
2.      Distribusi selektif merupakan suatu strategi yang digunakan oleh perusahaan dengan menggunakan sejumlah pedagang besar.
3.      Distribusu eksklusif merupakan suatu strategi yang digunakan oleh perusahaan dengan hanya mengandalkan satu pedagang besar.
§  Distribusi Fisik
Terdapat dua masalah dalam distribusi fisik
1.      Pengangkutan
macam-macam pengangkutan
ü  penggolongan sesuai dengan metode pengangkutannya
Ø  pengangkutan dengan truk
Ø  pengangkutan dengan kereta api
Ø  angkutan dengan pipa
Ø  angkutan dengan pesawat
Ø  angkutan dengan kapal
ü  penggolongan sesuai dengan bentuk hukumnya
Ø  agen pengangkutan umum
Ø  agen pengangkutan kontrak
Ø  agen pengangkutan sendiri
Ø  perantara angkutan
2.      penyimpanan
PENENTUAN HARGA
§  Arti dan Pentingnya Harga
Harga adalah sejumlah uang ( ditambah beberapa barang kalau mungkin) yang dibutuhkan untuk mendapatkan sejumlah kombinasi dari barang beserta pelayanannya
§  Fakto-faktor yang Mempengaruhi Tingkat Harga
1.      Keadaan perekonomian
2.      Penawaran dan permintaan
3.      Elastisitas permintaan
4.      Persaingan
5.      Biaya
6.      Tujuan perusahaan
7.      Pengawasan pemerintah
§  Metode-metode Pendapatan Harga
1.      Penetapan harga biaya plus
2.      Penetapan harga mark-up
3.      Penetapan harga break-even
4.      Penetapan harga dalam hubungan dengan pasar
§  Politik Penetapan Harga
1.      Penetapan harga psikhologis
2.      Price lining
3.      Potongan harga
macam-macam potongan harga
Ø  Potongan kuantitas
Ø  potongan dagang
Ø  Potongan tunai
Ø  Potongan musiman
4.      Penetapan harga geografis
PROMOSI DAN PERIKLANAN
§  Promosi
kegiatan dalam promosi
1.      Periklanan
Periklanan adalah komunikasi non-individu dengan sejumlah biaya melelui berbagai media
a.       tujuan periklanan
Ø  mendukung progam personal selling
Ø  mencapai orang-orang yang tidak dapat dicapai
Ø  pengadakan hubungan dengan penyalur
Ø  memasuki daerah pemasaran baru
b.      Jenis periklanan
Ø  Periklanan barang
Ø  Periklanan lembaga
c.       Media periklanan
Ø  Surat kabar
Ø  Majalah
Ø  Radio
Ø  Televisi
Ø  Pos langsung
d.      Biro periklanan

2.      Personal selling
3.      Promosi penjualan
4.      Publisitas dan hubungan masyarakat
PERSONAL SELLING, PROMOSI, PENJUALAN, DAN PUBLISITAS
§  Personal selling
Personal selling adalah interaksi antar individu saling bertemu muka  yang ditunjukan untuk menciptakan, memperbaiki, menguasai, hubungan pertukaran yang saling menguntungkan satu sama lain.
1.      Proses personal selling
a.       Persiapan sebelum penjualan
b.      Penentuan lokasi pembeli potensial
c.       Pendekatan pendahuluan
d.      Melakukan penjualan
e.       Pelayanan sesudah penjualan
2.      Jenis Tugas dan Salesman
a.       Trade selling dan merchandising salesman
b.      Missionary selling dan detailman
c.       Technical selling dan sales engineer
d.      New business selling dan pioneer product salesman
§  Promoso Penjualan
Dalam Promosi penjualan ini perusahaan menggunakan alat seperti peragaan, pameran, demonstrasi, hadiah, dan contoh barang.
§  Publisitas
Publisitas merupakan salah satu kegiatan promosi yang dilakukan melalui media